
"Wer ar yu goeng, okee a'em bokeng. Weer ar yu goeng, okee mae darleng"
Dapat dipastikan kita tidak akan mendengarkan lagu itu lagi secara live di acara Inbox, atau Dahsyat (itu tuh, acara yang agak-agak mirip sama Top of The Pops kalau di Inggris).
Akhir-akhir ini kita dikejutkan dengan kabar kematian artis-artis yang kapasitasnya internasional maupun nasional. Kurang lebih dalam tahun 2009 ini ada 18 artis yang sudah pergi meninggalkan kita. Hey, apa yang sedang terjadi?! Ada apa ini?! Apa kita sedang dihukum Tuhan? Ataukah kita memang sudah tidak boleh menonton TV atau mendengar radio? Ataukah ini adalah sabotase dari infotainmen supaya mereka mendapatkan bahasan dalam tiap episodenya? Sepertinya kita memang tidak akan pernah tahu pasti akan jawabannya.
Namun akhirnya saya menemui titik cerah dari rentetan kematian artis-artis ini, ya setidaknya mengarah kesana lah. Saya menemukannya sewaktu saya sedang (maaf) berak pas lagi break pembuatan makalah saya tentang eksperimen pewarnaan material kulit dengan darah dan air mata. Bulan Juli kemarin Michael Jackson the King of Pop meninggal di usianya yang ke-50. Lalu bulan ini, dalam perjalanan menuju puncak karirnya di bidang musik, miliarder baru Indonesia, Mbah Surip ikut menyusul kepergian Michael Jackson. Kedua artis yang meninggal tadi sama-sama memiliki nama depan dari huruf 'M'. Kenapa M? Kenapa tidak Q atau X? Inilah sepertinya akan menjadi pertanyaan yang akan selalu ada di dalam benak kita.
Jadi siapakah artis yang nama depannya diawali huruf 'M' yang pada bulan september akan meninggalkan kita? Bisa saja orang itu adalah Manohara atau Mayangsari atau Micky AFI atau Mbah Marijan. Mari kita doakan supaya artis-artis yang nama depannya diawali huruf 'M' selalu ada dalam perlindungan-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar